Kamis, Januari 29, 2009

Tempat wisata di Simarongit

Kampungku, Simaninggir Sihepeng atau Simarongit, di pintu gerbang Mandailing, tercatat di dalam buku petunjuk wisata Sumatera-Bali yang terbit di Eropa. Ada pula kurang lebih 10 situs dalam berbagai bahasa, bahwa Desa Sihepeng sebagai salah satu tempat singgah wisatawan Eropa dalam perjalanan dari Sumut menuju Bali. Mereka takjub melihat lada yang ditanam di kebun ini. Lada inilah salah satu rempah-rempah yang menyebabkan penjajahan bangsa Eropa ke Indonesia pada abad 16 itu. Ada dua acara di Sihepeng.Pertama, wisatawan Eropa itu menyaksikan aksi bodat (monyet) memetik kelapa muda, kemudian kelapa itu dinikmati para turis. berpoto dengan sang bodat dan menyaksikan keakraban sang bodat si pemilik atau si parbodat. Kedua, wisatawan Eropa itu masuk ke kebun lada di lokasi itu. Mereka memetik, mencicipi atau memotret lada, kemudian membeli lada yang sudah kering, dan berbagai rempah-rempah lainnya. Dari Sihepeng para turis kemudian melanjutkan perjalanannya, menelusuri Tanah Mandailing, mengunjungi tempat-tempat rekreasi lainnya, serta tempat-tempat peninggalan jaman purba. Kawasan Pantai Barat Sumatera, mulai dari Barus, Singkuang, Natal, Batahan, Air Bangis, Ulakan dan Tiku sudah terbuka puluhan abad sebelum tarikh Masehi. Daerah pedalaman kawasan itu memiliki hutan yang luas dan beberapa gunung seperti Sorik Marapi dan Opir, dan gua-gua tempat burung walet bersarang, tanahnya mengandung emas, tembaga, besi dan perak. Barus dan Natal adalah pemasok kapur barus yang dipakai para Firaun untuk mengawetkan mummi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar